Sambut Tahun Baru 2026, Polres dan Pemkab Mesuji Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Negeri

1 month ago 32

Mesuji – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026 sekaligus wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Kepolisian Resor (Polres) Mesuji bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji menggelar doa bersama lintas agama. Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Marga Jadi, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Rabu (31/12/2025).

Doa bersama ini dihadiri langsung oleh Bupati Mesuji Elfianah, S.E., Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Mesuji Jodi Saputra, S.E., Sekretaris Daerah Budiman Jaya, S.STP., M.IP., serta unsur Forkopimda dan tokoh lintas agama. Turut hadir perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Mesuji, Ketua KPU Mesuji, Ketua FKUB, Ketua MUI, para staf ahli bupati, kepala OPD, pejabat eselon, pejabat utama Polres Mesuji, personel Polres dan Polsek jajaran, serta masyarakat setempat.

Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus menyampaikan bahwa doa bersama lintas agama ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud kebersamaan dan ikhtiar spiritual untuk memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa, baik bagi petugas pengamanan maupun masyarakat secara luas.

“Kita patut bersyukur karena pengamanan Natal 2025 berjalan aman dan kondusif. Kini kita bersiap menghadapi perayaan Tahun Baru 2026 dengan harapan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar, damai, dan tetap kondusif, ” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, Polres Mesuji telah menyiagakan personel di sejumlah titik strategis dan lokasi rawan keramaian. Namun demikian, dukungan serta doa dari seluruh elemen masyarakat tetap menjadi kekuatan penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

“Selain berdoa untuk kelancaran pengamanan tahun baru, kami juga mendoakan saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara yang sedang menghadapi musibah bencana alam. Semoga mereka diberikan kesehatan, kesabaran, dan ketabahan, serta proses pemulihan dapat berjalan dengan cepat, ” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Mesuji Elfianah, S.E. menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan doa bersama lintas agama tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna mendalam dalam memperkuat nilai-nilai persatuan dan kepedulian sosial di tengah keberagaman.

“Di tengah perbedaan agama, suku, dan budaya, kita dipersatukan oleh nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Melalui doa bersama ini, kita memohon bimbingan, perlindungan, dan keberkahan bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, ” ungkap Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati Mesuji juga mengajak seluruh hadirin untuk menundukkan kepala dan memanjatkan doa terbaik bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Sumatera. Ia berharap para korban diberikan kekuatan, ketabahan, serta kemudahan dalam menghadapi cobaan tersebut.

“Kita juga berdoa agar bangsa Indonesia senantiasa dijauhkan dari segala bentuk bencana, serta secara khusus memohon agar Kabupaten Mesuji selalu berada dalam keadaan aman, tenteram, dan terhindar dari bencana alam maupun bencana sosial, ” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Mesuji mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan kepedulian sosial.

“Dengan semangat Indahnya Kebersamaan, mari kita bergandengan tangan membangun Kabupaten Mesuji yang rukun, tangguh, dan sejahtera. Semoga doa-doa yang kita panjatkan hari ini dikabulkan oleh Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi penguat langkah kita dalam menyongsong Tahun Baru 2026 dengan penuh harapan, kedamaian, dan optimisme, ” pungkasnya. [Humas/Udin]

Read Entire Article
Karya | Politics | | |