PUNCAK - Kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah pedalaman Papua kembali diwujudkan melalui aksi kemanusiaan. Personel Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 621/Manuntung (Mtg) Koops HABEMA menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kampung Womburu, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dan warga di daerah penugasan.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Pos (Wadanpos) Letda Inf Sitanggang bersama tim medis Satgas. Dengan pendekatan humanis, personel mendatangi warga, melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan, membagikan obat-obatan dan vitamin, serta memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Antusiasme warga terlihat sejak kegiatan dimulai. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai berbagai keluhan kesehatan yang mereka alami. Kehadiran tim medis Satgas menjadi solusi bagi warga yang memiliki keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan.
Wadanpos Satgas Yonif 621/Manuntung, Letda Inf Sitanggang, menegaskan bahwa tugas prajurit di wilayah Papua tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
"Kami ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran TNI tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat yang siap membantu di tengah berbagai keterbatasan. Melalui kegiatan kesehatan ini, kami berharap kondisi kesehatan warga semakin baik dan hubungan antara TNI dengan masyarakat semakin kuat, " ujar Letda Inf Sitanggang.
Menurutnya, kegiatan teritorial seperti pemeriksaan kesehatan merupakan bagian dari komitmen Satgas Koops HABEMA dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus membangun komunikasi yang harmonis dengan warga di wilayah penugasan.
Melalui kegiatan tersebut, Satgas Yonif 621/Manuntung Koops HABEMA terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua Tengah.
(PERS)

















































