Aksi Cepat Marinir Selamatkan Warga Yahukimo yang Alami Patah Tulang, Pertolongan Darurat Diberikan di Pos Satgas

3 hours ago 2

YAHUKIMO - Respons cepat ditunjukkan prajurit Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir saat membantu seorang warga yang mengalami patah tulang akibat terjatuh di Kampung Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (11/7/2026). Penanganan darurat dilakukan sesaat setelah korban bersama keluarganya datang ke Pos Marinir untuk meminta pertolongan.

Melihat kondisi korban yang membutuhkan penanganan segera, personel Satgas langsung melakukan pemeriksaan awal sebelum memberikan tindakan medis darurat berupa pemasangan bidai pada kaki yang mengalami cedera. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga posisi tulang tetap stabil dan meminimalkan risiko cedera yang lebih parah sebelum korban mendapatkan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan.

Tindakan cepat itu mendapat apresiasi dari keluarga korban yang mengaku merasa terbantu karena Pos Marinir menjadi tempat pertama yang dapat memberikan pertolongan saat kondisi darurat.

Selain menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah perbatasan, Pos Satgas Yonif 5 Marinir juga kerap menjadi tempat masyarakat mencari bantuan kemanusiaan, mulai dari pelayanan kesehatan hingga penanganan keadaan darurat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus harapan bagi warga yang membutuhkan pertolongan cepat.

Komandan Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir, Letkol Marinir T. Pristiyanto, S.E., M.Tr.Opsla., menegaskan bahwa setiap prajurit harus selalu siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa mengabaikan profesionalisme dalam menjalankan tugas.

"Saya tekankan kepada setiap prajurit agar selalu meningkatkan kesiapsiagaan dan mengutamakan prosedur operasional dalam setiap pelaksanaan tugas. Kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman sekaligus menjadi solusi ketika masyarakat membutuhkan bantuan, " ujar Letkol Marinir T. Pristiyanto.

Menurutnya, aksi kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari komitmen Satgas untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat selama menjalankan penugasan di Papua.

Sementara itu, keluarga korban menyampaikan rasa syukur atas pertolongan cepat yang diberikan personel Marinir.

"Kami sangat berterima kasih karena Bapak-bapak Marinir langsung membantu keluarga kami. Penanganannya cepat sehingga kami merasa lebih tenang. Semoga kebaikan ini mendapat balasan yang terbaik, " ungkap salah seorang anggota keluarga korban.

Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 5 Marinir kembali menunjukkan bahwa kehadiran TNI di wilayah penugasan tidak hanya berfokus pada pengamanan perbatasan, tetapi juga menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Langkah cepat prajurit dalam memberikan pertolongan darurat diharapkan semakin memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat serta menumbuhkan rasa saling percaya dalam mendukung terciptanya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |