MOROWALI, Sulawesi Tengah– Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, memanfaatkan momentum kunjungan kerja Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Sulawesi Tenggara untuk menyampaikan harapan dan meminta dukungan pemerintah pusat terhadap pengembangan sektor kebudayaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif di Kabupaten Morowali.
Hal tersebut disampaikan Bupati Iksan usai menghadiri penyambutan Menteri Kebudayaan di Bandara Haluoleo, Kendari, Sabtu (11/7/2026). Kunjungan Menteri Kebudayaan ke Sulawesi Tenggara merupakan bagian dari agenda menghadiri Festival Liangkobori di Kabupaten Muna.

Menurut Bupati Iksan, Morowali tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri strategis nasional, tetapi juga memiliki kekayaan budaya, sejarah, dan potensi wisata yang besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan dukungan pemerintah pusat agar mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kami berharap Kementerian Kebudayaan dapat memberikan dukungan terhadap upaya pelestarian budaya lokal, pengembangan destinasi wisata berbasis budaya, serta penguatan ekonomi kreatif masyarakat. Morowali memiliki kekayaan budaya yang perlu dijaga sekaligus dikembangkan agar mampu menjadi daya tarik wisata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, " ujar Iksan.
Ia menambahkan, pengembangan sektor budaya dan ekonomi kreatif diyakini mampu menjadi penopang pertumbuhan ekonomi daerah di luar sektor pertambangan. Berbagai tradisi, seni, adat istiadat, hingga situs budaya yang dimiliki Morowali dinilai memiliki nilai historis sekaligus potensi ekonomi apabila dikelola secara berkelanjutan.
"Komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dalam membangun sektor kebudayaan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk melahirkan program-program yang mampu memperkuat identitas budaya daerah sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku ekonomi kreatif, " tegasnya.

Sementara itu, kunjungan Menteri Kebudayaan ke Sulawesi Tenggara diawali dengan penyambutan di Bandara Haluoleo yang dihadiri Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka beserta jajaran Forkopimda. Selanjutnya, Menteri Kebudayaan bersama rombongan menuju Museum Kendari sebelum bertolak ke Kabupaten Muna untuk menghadiri Festival Liangkobori, salah satu agenda nasional yang bertujuan melestarikan sekaligus mempromosikan warisan budaya Sulawesi Tenggara.
Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap terjalin sinergi yang semakin kuat dengan Kementerian Kebudayaan dalam mendorong pelestarian budaya, pengembangan pariwisata, dan peningkatan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

















































