KEDIRI KOTA - Demi menjaga marwah institusi dan memastikan pelayanan prima kepada masyarakat, Subbidprovos Bidpropam Polda Jawa Timur tak pernah berhenti berupaya memperkuat fondasi disiplin, profesionalisme, serta integritas setiap personelnya. Upaya nyata ini kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan kegiatan mitigasi yang digelar di Polres Kediri Kota pada Rabu, 15 Juli 2026.
Kegiatan yang menyasar langsung para anggota ini merupakan bagian krusial dari fungsi pengawasan dan pengendalian internal. Tujuannya jelas: memastikan bahwa setiap insan Bhayangkara di Polres Kediri Kota senantiasa berpegang teguh pada setiap ketentuan dan regulasi yang berlaku, tanpa terkecuali.
Semangat pagi menyambut tim mitigasi yang dipimpin langsung oleh Ps Kanithartib 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Jatim, IPTU Tampung Suharjono. Sejak pukul 07.30 WIB, apel pagi yang dikomandoi oleh Kabag SDM Polres Kediri Kota, Kompol Riko Saksono, S.E., menjadi titik awal dari rangkaian kegiatan yang sarat makna ini. Tak hanya sekadar formalitas, apel ini dilanjutkan dengan sesi pengarahan yang gamblang kepada seluruh personel, memupuk kesadaran akan pentingnya tugas dan tanggung jawab.
Tak main-main, tim mitigasi langsung bergerak melakukan serangkaian pemeriksaan mendalam. Mulai dari ketelitian dalam bersikap tampang, kelengkapan administrasi pribadi setiap anggota, hingga langkah preventif krusial berupa tes urine. Langkah ini diambil sebagai benteng pertahanan terakhir untuk memastikan bahwa setiap personel Polri bebas dari jerat penyalahgunaan narkoba, ancaman yang dapat merusak citra dan kinerjanya.
Perhatian tidak hanya terpusat di Markas Komando (Mako) Polres Kediri Kota. Tim bergerak lebih jauh, menyambangi Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota. Hal ini menegaskan komitmen untuk memastikan standar kedisiplinan yang tinggi tidak hanya diterapkan di satu titik, melainkan merata di setiap lini dan satuan kerja.
Hasil dari upaya ketat ini memberikan gambaran yang melegakan. Dari 40 personel Polres Kediri Kota yang menjalani tes urine, semuanya menunjukkan hasil negatif, sebuah bukti nyata kepatuhan. Pun demikian di lingkungan Satlantas, pemeriksaan yang dilakukan tidak menemukan adanya pelanggaran maupun penyimpangan, mengukuhkan status 'nihil' pada temuan mitigasi kali ini.
Kegiatan ini sejatinya merupakan manifestasi nyata dari komitmen Bidpropam Polda Jawa Timur. Bukan sekadar rutinitas, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk memperkuat fungsi pengawasan internal. Harapannya, setiap personel Polri akan terus menjaga api integritas, disiplin, dan profesionalisme mereka tetap menyala terang dalam setiap langkah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif. Pengalaman positif ini memberikan keyakinan bahwa dengan mitigasi yang dijalankan secara berkala dan konsisten, kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat akan terus meningkat. Lebih dari itu, kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian akan semakin kokoh tertanam, menjadi modal berharga dalam menjalankan amanah pengayoman dan perlindungan.

















































