Wawako Solok Dorong Solusi Pengelolaan Sampah, Hadiri Rakor Bersama Menteri Lingkungan Hidup RI

3 hours ago 1

PADANG PARIAMAN – Wakil Wali Kota Solok, H. Suryadi Nurdal, menghadiri Rapat Koordinasi Permasalahan Lingkungan Hidup dan Penanganan Pengelolaan Sampah serta Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang dipimpin Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Mohammad Jumhur Hidayat, di Hall IKK Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (14/7).

Rapat koordinasi tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, kepala daerah se-Sumatera Barat, serta kepala Dinas Lingkungan Hidup kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk membahas langkah-langkah percepatan penanganan persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal menegaskan bahwa salah satu persoalan utama yang dihadapi pemerintah daerah saat ini adalah keterbatasan sarana dan prasarana dalam pengelolaan sampah. Menurutnya, dukungan kebijakan pemerintah pusat sangat diperlukan agar daerah mampu meningkatkan kualitas layanan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Ia berharap rapat koordinasi tersebut menghasilkan berbagai solusi konkret dan strategi yang dapat diterapkan di seluruh daerah, termasuk Kota Solok, guna mengatasi persoalan lingkungan hidup sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.

"Kami berharap melalui rapat koordinasi ini lahir berbagai solusi dan langkah strategis dalam penanganan persoalan lingkungan hidup, khususnya pengelolaan sampah, sehingga pemerintah daerah memiliki arah yang jelas dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, " ujar Suryadi Nurdal.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup RI Mohammad Jumhur Hidayat menyampaikan bahwa pemerintah akan segera menyusun peta jalan atau roadmap pengelolaan sampah untuk Provinsi Sumatera Barat. Penyusunan roadmap tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

"Target kita jelas, minimal pada tahun 2029 persoalan sampah di Sumatera Barat sudah dapat diselesaikan. Karena itu, roadmap ini harus menjadi panduan bersama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang efektif dan berkelanjutan, " kata Menteri Lingkungan Hidup.

Rapat koordinasi tersebut bertujuan mematangkan peta jalan penanganan sampah secara komprehensif, mulai dari pengurangan sampah di sumbernya hingga peningkatan kapasitas pengelolaan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus mempercepat upaya pengurangan sampah dari tingkat hulu sebagai solusi menghadapi keterbatasan kapasitas TPA di berbagai kabupaten dan kota.

Menurut Mahyeldi, langkah tersebut diawali dengan membangun budaya menjaga kebersihan di lingkungan pemerintahan melalui peningkatan kesadaran aparatur sipil negara (ASN). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menargetkan penerapan program zero waste atau nol sampah di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, diharapkan berbagai kebijakan yang dihasilkan dari rapat koordinasi tersebut mampu mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern, ramah lingkungan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat Sumatera Barat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |