Pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Jawa Barat menunjukkan hasil positif. Berdasarkan rekap data periode 13 hingga 19 Maret 2026, berbagai indikator utama seperti gangguan kamtibmas, kecelakaan lalu lintas, hingga kepadatan arus kendaraan mengalami perbaikan signifikan.
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan mengatakan bahwa Data mencatat, sejumlah gangguan kamtibmas mengalami penurunan, seperti pelanggaran yang turun drastis hingga 99, 18 persen dan gangguan keamanan turun 94, 71 persen. Meski terjadi kenaikan angka kejahatan sebesar 35, 11 persen, secara umum kondisi tetap terkendali.
Di sektor lalu lintas, angka kecelakaan juga menunjukkan tren menurun. Jumlah kecelakaan turun 3, 23 persen, korban meninggal dunia turun 24, 61 persen, dan korban luka berat turun 4, 55 persen. Sementara itu, korban luka ringan justru mengalami kenaikan 7, 95 persen.
Selain itu, optimalisasi rekayasa lalu lintas turut berkontribusi terhadap kelancaran arus mudik. Tercatat, penerapan contra flow dilakukan sebanyak 22 kali dan pengalihan arus sebanyak 60 kali, ditambah sistem one way baik nasional maupun lokal.
Volume kendaraan juga menjadi indikator penting keberhasilan. Puncak arus mudik 2026 tercatat mencapai 270.315 kendaraan, meningkat 4, 62 persen dibandingkan tahun 2025. Total volume kendaraan keluar Jakarta mencapai 1.692.528 kendaraan atau 48 persen dari total proyeksi.
Kapolda Jabar menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolaboratif lintas sektor.
"Data yang ada menunjukkan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini berjalan efektif. Penurunan signifikan pada angka pelanggaran dan kecelakaan menjadi indikator bahwa strategi pengamanan dan rekayasa lalu lintas berjalan optimal, " ujar Irjen Rudi dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait.
"Kami melihat koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama suksesnya arus mudik tahun ini, khususnya di wilayah Jawa Barat, " katanya.
Dengan capaian tersebut, Polda Jabar menilai arus mudik 2026 dapat dikategorikan sukses, baik dari sisi keamanan maupun kelancaran lalu lintas.






































