Optimalkan WFH, Bapas Purwokerto Gelar Kaman D'Academy: Bahas Transparansi Koperasi hingga Solusi Sidang TPP

1 day ago 7

PURWOKERTO – Pembatasan ruang gerak selama masa Work From Home (WFH) tidak menjadi penghalang bagi jajaran Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto untuk tetap produktif. Melalui wadah inovatif Kaman D'Academy, Bapas Purwokerto menggelar kegiatan rutin virtual via Zoom Meeting pada Jumat (17/7).

Dimulai tepat pukul 08.00 WIB hingga selesai, kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai Bapas Purwokerto. Acara ini menjadi ruang strategis untuk membahas dua agenda besar: Laporan Pertanggungjawaban Koperasi Prima dan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terkait usulan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas).

Sinergi Tanpa Batas di Masa WFH Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa esensi bekerja dari rumah adalah memindahkan ruang kerja, bukan menurunkan kualitas kinerja dan koordinasi. "Meskipun saat ini kita sedang melaksanakan tugas dalam skema WFH, koordinasi dan sinergi antar-pegawai tidak boleh kendor sedikit pun. Melalui wadah Kaman D'Academy ini, kita buktikan bahwa pelayanan dan transparansi organisasi tetap berjalan prima. Hari ini kita kawal bersama akuntabilitas koperasi kita sekaligus mencari jalan keluar terbaik atas kendala-kendala Litmas yang dihadapi di lapangan, " ujar Nasirudin.

Agenda pertama diisi dengan pemaparan laporan perkembangan oleh pengurus Koperasi Prima Bapas Purwokerto. Ketua Koperasi Prima, Roizal Mubarok, memaparkan capaian serta kondisi keuangan koperasi terkini secara transparan di hadapan seluruh anggota virtual. "Laporan berkala ini adalah bentuk tanggung jawab kami selaku pengurus untuk memastikan Koperasi Prima tetap dikelola secara sehat, akuntabel, dan memberikan manfaat yang nyata bagi kesejahteraan seluruh pegawai Bapas Purwokerto, " ungkap Roizal Mubarok.

Penyampaian laporan ini pun mendapat tanggapan positif sekaligus catatan evaluasi dari Pengawas Koperasi Prima, Apriyanto Dwi Anggoro. Ia mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keuangan koperasi di tengah situasi dinamis saat ini. "Kami mengapresiasi kerja keras pengurus yang tetap aktif mengelola koperasi dengan baik. Namun, pengawasan berkala dan prinsip kehati-hatian harus tetap kita kedepankan agar arus kas serta program kerja koperasi tetap berada di jalur yang aman dan sesuai konstitusi koperasi, " tegas Apriyanto Dwi Anggoro.

Selepas pembahasan koperasi, acara dilanjutkan dengan agenda krusial kedua, yaitu Sidang TPP usulan Litmas. Dipandu oleh Nurul Rokhimah selaku Moderator, sesi ini berlangsung interaktif dengan membedah berbagai kendala teknis yang dihadapi oleh para Pembimbing Kemasyarakatan (PK) saat menyusun Litmas selama masa WFH. "Rekan-rekan sekalian, mari kita manfaatkan forum Sidang TPP virtual ini secara maksimal dan interaktif. Diskusi kali ini sangat krusial untuk memetakan kendala riil di lapangan—mulai dari proses penggalian data hingga koordinasi dengan pihak penjamin—sehingga kita bisa merumuskan solusi bersama secara cepat dan tepat, " ajak Nurul Rokhimah saat memimpin jalannya sidang.

Melalui diskusi kelompok yang hangat, para peserta sidang berhasil merumuskan beberapa langkah taktis untuk mengatasi hambatan jarak dan komunikasi dalam penyusunan Litmas, guna memastikan hak-hak warga binaan pemasyarakatan tetap terpenuhi tepat waktu.

Kegiatan rutin Kaman D’Academy ini ditutup dengan sesi tanya jawab interaktif dan foto bersama secara virtual. Langkah ini menegaskan komitmen Bapas Purwokerto untuk terus beradaptasi dan menghadirkan pelayanan prima dalam kondisi apa pun. (Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |