INTAN JAYA - Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat pedalaman Papua kembali diperlihatkan oleh Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 113/Jaya Sakti. Kali ini, melalui personel Pos Maya, mereka melakukan aksi nyata yang menyentuh langsung denyut perekonomian warga Kampung Ogeapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya. Pada Jumat (13/6/2025), prajurit TNI ini memborong hasil panen tebu milik warga, sebuah inisiatif yang diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal dan mempererat tali silaturahmi.
Kegiatan ini lebih dari sekadar transaksi ekonomi. Dengan memborong tebu yang merupakan hasil jerih payah para petani, Satgas tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menunjukkan apresiasi mendalam terhadap kerja keras mereka. Tebu yang telah dibeli kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat, menciptakan siklus kebaikan yang dirasakan langsung oleh banyak pihak.

Maria Holombau, seorang warga Kampung Ogeapa berusia 41 tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif ini. Ia merasakan langsung dampak positifnya, di mana hasil kebunnya terserap dan turut dinikmati kembali oleh komunitasnya.
“Kami sangat senang dan berterima kasih kepada Bapak-bapak TNI. Hasil kebun kami terbantu terjual dan dibagikan kembali untuk warga. Ini sangat berarti bagi kami, ” ujarnya dengan tulus.
Kepala Kampung Ogeapa, David Mayani (38), turut memberikan apresiasi atas langkah Satgas yang dinilainya sarat makna. Baginya, tindakan memborong tebu lalu membagikannya kembali adalah wujud kepedulian yang tulus dan nyata.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pos Maya atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Ogeapa. Memborong tebu dari warga lalu membagikannya kembali adalah tindakan yang sangat bermakna. Kami berharap hubungan baik ini terus terjaga. Tuhan memberkati Bapak-bapak TNI, ” ungkapnya penuh harap.
Komitmen Satgas dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah penugasan ditegaskan oleh Danpos Maya, Kapten Inf Farid Makruf. Ia menekankan bahwa kehadiran Satgas harus memberikan manfaat yang konkret bagi warga.
“Kami ingin kehadiran Satgas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kegiatan ini adalah wujud kepedulian dan komitmen kami untuk memperkuat hubungan baik dengan warga Ogeapa. Semangat gotong royong menjadi kunci dalam membangun kebersamaan, ” tegas Kapten Farid, menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dalam membangun daerah.
Melalui program yang diberi nama “Jaya Sakti Berbagi”, Satgas Yonif 113/Jaya Sakti terus membuktikan diri sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga merangkul masyarakat dengan pendekatan humanis. Inisiatif seperti ini menjadi pondasi kuat untuk menggerakkan ekonomi rakyat, menumbuhkan rasa saling percaya, dan mempererat ikatan emosional di tengah masyarakat pedalaman Papua. (Wartamiliter)


















































