Tingkatkan Kompetensi Pegawai, Bapas Purwokerto Gelar Kaman D'academy "Belajar Jumat" via Zoom

3 hours ago 3

PURWOKERTO– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto kembali menunjukkan komitmen nyatanya dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia. Melalui program inovatif bertajuk "Belajar Jumat: Kaman D'academy", seluruh jajaran pegawai Bapas Purwokerto mengikuti kegiatan bimbingan teknis dan sharing session secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Jumat pagi (26/06) pukul 08.00 WIB.

Kegiatan yang mengusung tema "Belajar, berbagi, dan berkembang bersama untuk menuju Pemasyarakatan yang lebih baik" ini diawali dengan sambutan hangat sekaligus pembukaan resmi oleh Kepala Bapas Purwokerto, Nasirudin. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya adaptasi dan pembelajaran berkelanjutan bagi setiap insan pemasyarakatan.

"Program Kaman D'academy ini adalah wadah strategis bagi kita semua untuk terus mengasah kemampuan. Kita tidak boleh merasa puas dengan ilmu yang dimiliki saat ini. Belajar hari ini adalah modal utama kita untuk berkarya secara nyata bagi negeri, " ujar Nasirudin saat membuka acara dengan penuh semangat.

Dipandu dengan apik oleh Roizal Mubarok selaku moderator, jalannya diskusi berlangsung interaktif dan dinamis. Roizal berhasil menghidupkan suasana dengan memfasilitasi komunikasi dua arah yang produktif antara penyaji materi dan para peserta. "Antusiasme rekan-rekan pada pagi hari ini sangat luar biasa. Dua materi yang kita bahas hari ini, yaitu Tupoksi PK dan Forensic Interview, merupakan pilar penting dalam pelaksanaan tugas teknis di lapangan. Mari kita serap ilmu dari para pemateri hebat kita, " kata Roizal Mubarok di sela-sela memandu jalannya sesi. Sebelum dilakukan sesi pemaparan, para peserta mengikuti pre-test secara online.

Memasuki sesi inti, materi pertama mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pembimbing Kemasyarakatan dikupas tuntas oleh Hadi Prasetyo H selaku penyaji materi pertama. Beliau menyegarkan kembali pemahaman regulasi terkini serta penerapan standar operasional prosedur penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas).

"Sebagai Pembimbing Kemasyarakatan, akurasi dan objektivitas dalam setiap rekomendasi Litmas adalah hal yang mutlak. Melalui forum ini, kita menyamakan persepsi agar kualitas output kinerja Bapas Purwokerto semakin prima, " jelas Hadi Prasetyo H dalam paparannya.

Sementara itu, materi kedua yang tidak kalah menarik mengenai Forensic Interview (Wawancara Forensik) dibawakan oleh Fandy Achmad Yunian. Fandy membagikan teknik, pendekatan psikologis, serta metode wawancara klinis guna menggali data sedalam mungkin dari klien pemasyarakatan secara akurat dan valid.

"Wawancara forensik bukan sekadar bertanya, melainkan seni membaca situasi dan membangun raport dengan klien. Dengan teknik yang tepat, kita bisa mendapatkan informasi yang objektif tanpa adanya unsur tekanan, " ungkap Fandy Achmad Yunian.

Kegiatan ini diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh jajaran pegawai Bapas Purwokerto dan di tutup dengan sesi tanya jawab dan post - test. Diharapkan melalui kegiatan rutin Kaman D'academy dengan slogan "Belajar Hari Ini, Berkarya Untuk Negeri" ini, kompetensi pegawai terus meningkat demi mewujudkan Pemasyarakatan yang semakin PASTI dan BerAKHLAK. (Tim Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |