Bupati Morowali Sambut Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Bandara Haluoleo Kendari 

5 hours ago 1

KENDARI – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, turut menyambut kedatangan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Sabtu (11/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Menteri Kebudayaan untuk menghadiri Festival Liangkobori di Kabupaten Muna.

Berdasarkan pantauan di lokasi, Menteri Kebudayaan tiba sekitar pukul 07.15 WITA. Dalam rombongan turut hadir Wakil Menteri Dalam Negeri III Ahmad Wiyagus serta Direktur Jenderal Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri, La Ode Pidana.

Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat daerah maupun unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara. Selain Bupati Morowali, hadir pula Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Danlanud Haluoleo Kolonel Tarmuji Hadi Susanto, Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol. Budi Hermawan, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara La Ode Tariala, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara Sugeng Riyanto, serta Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto.

Usai penyambutan, Menteri Kebudayaan bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Museum Kendari sebelum bertolak ke Kabupaten Muna untuk menghadiri Festival Liangkobori. Festival tersebut menjadi salah satu agenda strategis pemerintah dalam upaya melestarikan, mengembangkan, sekaligus mempromosikan kekayaan warisan budaya Sulawesi Tenggara kepada masyarakat luas.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan di Kabupaten Muna selesai, rombongan Menteri Kebudayaan dijadwalkan kembali melalui Kota Baubau sebelum melanjutkan perjalanan menuju Makassar pada Minggu (12/7/2026).

Keikutsertaan Bupati Morowali dalam prosesi penyambutan tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam mendukung agenda pemerintah pusat, khususnya di bidang kebudayaan. Kehadiran tersebut juga menjadi simbol eratnya sinergi antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.

Melalui sinergi tersebut diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat, tidak hanya dalam pelestarian budaya, tetapi juga dalam pengembangan sektor pariwisata, peningkatan ekonomi masyarakat, serta percepatan pembangunan kawasan di wilayah Sulawesi Tenggara dan daerah sekitarnya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |