PUNCAK - Keterbatasan akses layanan kesehatan di pedalaman Papua tak menyurutkan langkah Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi untuk menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dengan menyusuri honai demi honai di Kampung Amboebera, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, personel TNI memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis secara langsung kepada warga, Sabtu (11/7/2026).
Program pelayanan kesehatan door to door tersebut menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini sulit menjangkau fasilitas kesehatan, terutama lanjut usia, anak-anak, serta warga yang memiliki keterbatasan mobilitas.
Kegiatan dipimpin Serda Jafet Kailem bersama personel Titik Kuat (TK) Amboebera. Tim mendatangi rumah-rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, memberikan obat-obatan sesuai diagnosis, konsultasi medis, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat guna mencegah berbagai penyakit.
Tak sekadar memberikan layanan medis, para prajurit juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat. Berbagai aspirasi, keluhan, hingga kebutuhan warga didengarkan sebagai bagian dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan Satgas selama menjalankan tugas di wilayah penugasan.
Serda Jafet Kailem mengatakan pelayanan kesehatan keliling merupakan bentuk komitmen Satgas untuk memastikan masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapatkan hak atas layanan kesehatan.
"Kami ingin memastikan masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah pedalaman, tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak. Kehadiran kami bukan hanya memberikan pengobatan, tetapi juga menjadi sahabat masyarakat, mendengarkan setiap keluhan mereka, serta bersama-sama menjaga kesehatan agar kualitas hidup warga semakin baik, " ujar Serda Jafet.
Menurutnya, pelayanan kesehatan dari honai ke honai menjadi langkah efektif untuk menjangkau masyarakat yang selama ini terkendala jarak dan medan geografis menuju fasilitas kesehatan.
Program tersebut mendapat sambutan hangat dari warga Kampung Amboebera. Sejumlah masyarakat mengaku terbantu karena dapat memperoleh pemeriksaan kesehatan tanpa harus meninggalkan rumah.
"Kami sangat bersyukur karena Bapak-bapak TNI datang langsung ke honai untuk memeriksa kesehatan kami. Bantuan seperti ini sangat berarti, apalagi bagi warga yang sulit pergi ke puskesmas. Semoga kegiatan ini terus dilakukan, " ungkap Ribka, salah seorang warga.
Kegiatan pelayanan kesehatan keliling ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang dijalankan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi. Selain menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan, prajurit juga berupaya menghadirkan manfaat nyata melalui program-program kemanusiaan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Dengan pendekatan humanis tersebut, Satgas berharap hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat Papua semakin kuat, sekaligus mendukung terwujudnya kehidupan yang sehat, aman, damai, dan sejahtera di Distrik Beoga.
(PERS)

















































