GRESIK – Munawarah, SE., MM., resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Gresik periode 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Ruang Putri Mijil, Pendopo Kabupaten Gresik, Sabtu (20/6/2026), bersama 16 pengurus DPD APPSI Kabupaten Gresik yang akan mengemban amanah selama lima tahun ke depan.
Mengusung tema “Bersama APPSI Pedagang Pasar Gresik Bangkit dan Bertransformasi Menjadi Pilar Ekonomi Kerakyatan”, pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi kebangkitan pedagang pasar rakyat dalam menghadapi tantangan ekonomi dan perkembangan era digital.
Pelantikan dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kapolres Gresik, perwakilan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Satpol PP Kabupaten Gresik, Ketua DPW APPSI Jawa Timur beserta jajaran, serta para pengurus dan perwakilan komisariat pasar se-Kabupaten Gresik.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengucapkan selamat kepada Munawarah dan seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara APPSI dan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memperjuangkan kesejahteraan para pedagang pasar.
“Catatan penting dari kami untuk Bu Munawarah yang akrab disapa Bu Muna beserta seluruh jajaran adalah pentingnya koordinasi. Sinergi berarti menempatkan diri sebagai mitra strategis Pemerintah Kabupaten Gresik, bukan sekadar menyampaikan tuntutan, tetapi bersama-sama mencari solusi terbaik bagi berbagai persoalan di pasar, ” ujar Alif.
Menurutnya, APPSI memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara pedagang dan pemerintah. Karena itu, kepengurusan baru didorong untuk segera membentuk struktur organisasi hingga tingkat unit pasar di seluruh kecamatan agar berbagai persoalan pedagang dapat dipetakan dan ditangani secara lebih efektif.
Selain itu, Wabup Alif mengingatkan agar APPSI tetap fokus pada tujuan utamanya, yakni meningkatkan kesejahteraan pedagang pasar. Ia juga berpesan agar organisasi tidak terjebak dalam politik praktis yang dapat menghambat gerak organisasi.
“Tujuan APPSI adalah menyejahterakan para pedagang pasar. Maka rangkul semua. Jangan terlalu banyak dibawa ke politik praktis, nanti organisasi ini tidak bergerak dan kerdil lagi, ” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Alif juga mengajak APPSI untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dengan memanfaatkan platform digital pemantauan harga SIBAPO dan saluran pengaduan resmi Pemerintah Kabupaten Gresik. Melalui kolaborasi tersebut, berbagai persoalan harga di pasar dapat segera ditindaklanjuti melalui operasi pasar maupun kerja sama dengan Bulog.
Sementara itu, Ketua DPD APPSI Kabupaten Gresik periode 2026-2031, Munawarah, menyampaikan komitmennya untuk menjadikan APPSI sebagai organisasi yang kuat, solid, dan mampu memperjuangkan kepentingan para pedagang pasar.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Gresik terhadap keberadaan pedagang pasar yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi kerakyatan.
“Kami siap menjadikan APPSI sebagai wadah aspirasi pedagang sekaligus mitra strategis pemerintah. Dengan sinergi yang baik, kami berharap pasar rakyat di Kabupaten Gresik semakin maju dan para pedagang semakin sejahtera, ” kata Munawarah.
Dengan kepemimpinan baru di bawah nahkoda Munawarah, APPSI Kabupaten Gresik diharapkan mampu menghadirkan berbagai program inovatif yang mendorong modernisasi pasar rakyat, memperkuat daya saing pedagang, serta meningkatkan kesejahteraan anggota di tengah dinamika perekonomian yang terus berkembang. (Jon)

















































