Madura (18/06/2026) - Dalam rangka memperkuat hubungan harmonis dengan seluruh elemen masyarakat, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Madura khususnya di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kangean Timur, Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Patapan melakukan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan pimpinan pondok pesantren Raudatul Amin Payanasam, Desa Kangayan, Kecamatan Kangayan, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (18/06/2026).
Administratur Perhutani KPH Madura Bima Andrayuwana menyampaikan bahwa, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya membangun komunikasi yang baik sekaligus mempererat sinergi antara Perhutani dengan tokoh agama dalam mendukung pelestarian hutan serta menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif. "Selain itu, pertemuan ini juga menjadi wadah untuk menyamakan persepsi terkait pentingnya menjaga kelestarian sumber daya hutan demi keberlangsungan kehidupan masyarakat, " tuturnya.
"Menurut Bima, Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Kami berharap melalui silaturahmi ini terjalin hubungan yang semakin erat antara Perhutani dengan para ulama dan pimpinan pondok pesantren. Nilai-nilai keagamaan yang mengajarkan kepedulian terhadap hutan dan lingkungan yang dapat menjadi penguat dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan hutan, " imbuhnya.
Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Raudatul Amin Payanasam KH. Beril Mustofa, menyambut baik kegiatan positif dan silaturahmi melalui pertemuan yang dilakukan oleh jajaran Perhutani. Menurutnya, menjaga kelestarian hutan dan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama yang juga diajarkan dalam nilai-nilai keagamaan.
"Kami mengapresiasi langkah Perhutani yang terus menjalin komunikasi dengan tokoh agama. Semoga sinergi ini dapat memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan serta menjaga dan menjadikan hutan sebagai amanah yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang dan dapat memberikan manfaat besar bagi kehidupan khususnya masyarakat desa Kangayan, " ungkapnya.@Red.

















































