BANJAR, JAWA BARAT – Suasana khidmat terasa di Pondok Pesantren Miftahul Ihsan, Kelurahan Situbatu, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Sabtu (27/06/2026). Acara penutupan Ujian Haflah Akhirussanah tahun 2025/2026 ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, tokoh agama, dan pimpinan pondok pesantren.
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai elemen penting ini bertujuan untuk membangun kolaborasi yang solid demi menjaga kondusivitas dan mendukung perkembangan pendidikan agama di wilayah Kota Banjar. Babinsa Kelurahan Situbatu, Pelda Masduki, turut hadir dalam acara tersebut sebagai wujud kedekatan TNI dengan masyarakat dan institusi pendidikan keagamaan.
Pimpinan Pondok Pesantren Miftahul Ihsan, H. Ihsan, menyambut baik kehadiran para tamu undangan. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi ini. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran seluruh pihak yang hadir. Sinergi seperti inilah yang akan memperkuat pondasi kita dalam mendidik generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berilmu, ” ujar H. Ihsan.
Pelda Masduki, dalam kesempatan tersebut, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi. “Sebagai Babinsa, tugas kami adalah menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan. Kami akan terus bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk para ulama dan santri, untuk menciptakan lingkungan yang aman dan damai, ” tegas Pelda Masduki.
Mayor Inf Sumadi. Ia menyampaikan, “Kehadiran Babinsa menunjukkan betapa pentingnya institusi pendidikan agama seperti pondok pesantren dalam pembentukan karakter generasi muda. Sinergi TNI dengan pondok pesantren adalah kunci untuk menjaga keutuhan bangsa.”
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., turut memberikan pandangannya. “Kami melihat langsung semangat para santri dan dedikasi para pengajar di Pondok Pesantren Miftahul Ihsan. Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan tokoh agama sangat krusial untuk mendukung program-program pembangunan di segala lini, termasuk pendidikan, ” kata Letkol Inf. Antonius Ari Widiono.
Lebih lanjut, Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M., menggarisbawahi pentingnya sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan. “Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan bersinergi, kita dapat mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan sosial, serta memastikan program-program pemerintah berjalan lancar, ” ujar Kolonel Inf Dadi Sutandi.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., MM, menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya acara ini. Beliau berharap sinergi yang terjalin akan terus berlanjut dan semakin kuat, memberikan dampak positif bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya di Kota Banjar. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk kemajuan bangsa dan negara, salah satunya melalui penguatan hubungan dengan lembaga pendidikan keagamaan, ” pungkasnya.
Acara penutupan Haflah Akhirussanah ini ditutup dengan doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan akademik dan dimulainya babak baru bagi para santri dalam menempuh pendidikan selanjutnya. Kehadiran TNI dan Polri menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pendidikan agama dan pembinaan karakter bangsa.
















































