TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno Hatta menggelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Lapangan Apel Polresta Bandara Soekarno Hatta, Rabu (1/7/2026).
Upacara bertema "Polri Untuk Masyarakat" yang diikuti ratusan personel gabungan ini dipimpin langsung Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana.
Upacara dimulai pukul 08.00 WIB dengan pembacaan doa, penghormatan pasukan, mengheningkan cipta, pengucapan Tri Brata, hingga pemberian penghargaan kepada personel berprestasi. Rangkaian ditutup dengan lagu _Hymne Polri_ dan pembubaran pasukan.
*Tantangan Polri Semakin Kompleks*
Dalam amanatnya, Kombes Pol Wisnu Wardana menyebut 80 tahun Polri bukan perjalanan singkat. Menurutnya, Polri terus diuji perubahan zaman dan tantangan yang makin kompleks.
"Khusus di wilayah hukum Polda Metro Jaya, tantangan itu semakin nyata, karena wilayah kita adalah pusat pemerintahan, pusat ekonomi, dan pusat perhatian publik, " ujar Wisnu.
Ia menegaskan tema "Polri Untuk Masyarakat" menjadi arah kerja utama. Kepuasan masyarakat harus menjadi tolok ukur setiap kinerja.
"Masyarakat tidak hanya butuh rasa aman, tetapi juga butuh polisi yang selalu hadir, responsif, dan mudah dijangkau, " katanya.
*4 Pesan Kapolresta untuk Personel*
Kapolresta menyampaikan empat poin penekanan kepada jajarannya:
Pertama perkuat kehadiran. Menurutnya, pelayanan harus dirasakan masyarakat, bukan sekadar rutinitas administratif.
Kedua, tingkatkan kualitas layanan. Setiap laporan dan pengaduan ditangani cepat, santun, tanpa dipersulit.
Ketiga jaga integritas. Kepercayaan masyarakat dibangun dari sikap dan tindakan konsisten.
Keempat perkuat sinergi dengan melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk menjaga kamtibmas.
"Saya mengapresiasi kerja keras yang sudah kita lakukan. Tetapi jangan berpuas diri, masih banyak yang harus kita kembangkan dan perbaiki, " tegas Wisnu.
Terakhir, melalui momen usia Polri yang ke-80 ia mengajak seluruh jajarannya untuk meneguhkan prinsip dan komitmen guna terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat.
"Sehingga Polri bisa menjadi institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat, " tandas alumnus Akademi Kepolisian tahun 2004 itu.










































