Bupati Iksan Apresiasi Kolaborasi Tiga Desa Sukseskan Lomba Desa Bete-Bete

1 week ago 7

MOROWALI, Sulawesi Tengah– Semangat kebersamaan mewarnai penyelenggaraan Lomba Desa Bete-Bete yang digelar di Dermaga Bete-Bete, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang menghadirkan berbagai perlombaan tradisional tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, yang menilai keberhasilan acara tidak terlepas dari kolaborasi erat antara Pemerintah Desa Bete-Bete, Desa Labota, dan Desa Makarti Jaya.

Menurut Bupati Iksan, sinergi yang dibangun oleh ketiga pemerintah desa menjadi contoh baik dalam memperkuat persatuan masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas desa seperti ini mampu menciptakan suasana yang harmonis sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

"Saya mengapresiasi ketiga kepala desa ini yang telah menciptakan kolaborasi dan suasana yang sangat luar biasa. Harapannya, kegiatan seperti ini mampu membangun silaturahmi yang kuat di antara beberapa desa, " ujar Iksan.

Ia mengatakan, kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai desa bukan sekadar ajang perlombaan dan hiburan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat gotong royong, mempererat rasa persaudaraan, sekaligus menjaga tradisi masyarakat pesisir yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Suasana di Dermaga Bete-Bete tampak semarak sejak pagi. Ratusan masyarakat memadati lokasi untuk menyaksikan berbagai perlombaan yang digelar, mulai dari balap kapal kategori 9 meter, balap kapal kategori 7 meter, lomba dayung perahu khusus ibu-ibu, hingga lomba bangka-bangka yang diikuti peserta dari berbagai desa.

Sorak-sorai penonton mengiringi setiap perlombaan, menciptakan atmosfer penuh semangat dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa tradisi bahari masih memiliki tempat istimewa di tengah kehidupan warga pesisir Morowali.

Bupati Iksan berharap kolaborasi antara Desa Bete-Bete, Desa Labota, dan Desa Makarti Jaya dapat terus dipertahankan bahkan diperluas pada berbagai kegiatan pembangunan maupun sosial kemasyarakatan. Menurutnya, sinergi antardesa menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Ia juga berharap Lomba Desa Bete-Bete dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai agenda tahunan Kabupaten Morowali. Selain menjadi ruang pelestarian budaya bahari, kegiatan tersebut dinilai memiliki potensi untuk mendorong sektor pariwisata daerah serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat.

Melalui semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam penyelenggaraan lomba ini, Pemerintah Kabupaten Morowali optimistis nilai-nilai persatuan, gotong royong, dan kecintaan terhadap budaya lokal akan terus tumbuh, sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan wisata bahari di Morowali.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |