MOROWALI, Sulawesi Tengah– Bungku – Pemerintah Kabupaten Morowali menyalurkan bantuan keuangan kepada 10 partai politik (parpol) penerima kursi di DPRD Morowali untuk Tahun Anggaran 2026. Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp813.105.537, 59, sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam memperkuat kelembagaan partai politik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan politik di daerah.
Penyerahan bantuan berlangsung di Mikhyla Resto, Bungku, Kamis (6/8/2026), yang dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Setda Morowali Mohammad Asfar mewakili Bupati Morowali, didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Morowali Moh. Rizal Badudin, Anggota DPRD Morowali Herman, serta unsur Polres Morowali, Kodim 1311/Morowali, dan Inspektorat Daerah.
Dalam sambutan tertulis Bupati Morowali yang dibacakan Mohammad Asfar, ditegaskan bahwa bantuan keuangan kepada partai politik merupakan implementasi amanat peraturan perundang-undangan sekaligus bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sistem demokrasi di Kabupaten Morowali.
Menurutnya, partai politik memiliki peran strategis sebagai pilar demokrasi yang tidak hanya berfungsi sebagai peserta pemilu, tetapi juga sebagai sarana pendidikan politik bagi masyarakat serta jembatan aspirasi antara rakyat dan pemerintah.
"Bantuan keuangan partai politik merupakan amanah peraturan perundang-undangan yang bertujuan mendukung pelaksanaan pendidikan politik dan operasional sekretariat partai sehingga mampu meningkatkan kapasitas kelembagaan partai politik, " ujar Asfar.
Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas demokrasi di Morowali.
Pemerintah Kabupaten Morowali juga memberikan apresiasi kepada Badan Kesbangpol yang telah menyelesaikan seluruh tahapan verifikasi, evaluasi hingga penyaluran bantuan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Selain itu, pemerintah mengajak seluruh partai politik untuk terus menjaga sinergi dengan pemerintah daerah dalam menciptakan stabilitas politik yang kondusif.
"Pemerintah Kabupaten Morowali mengajak seluruh partai politik untuk terus menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan, menciptakan iklim politik yang kondusif, serta mendukung percepatan pembangunan daerah demi terwujudnya Morowali yang semakin maju dan sejahtera, " tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Morowali, Moh. Rizal Badudin, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut mengacu pada Keputusan Bupati Morowali Nomor 100.3.3.2/Kep.0078/BKBPD/2026.
Ia menyebutkan, dari total anggaran sebesar Rp813.105.537, 59, Partai Nasional Demokrat (NasDem) menjadi penerima bantuan terbesar dengan nilai Rp171.189.261, 23, disusul Partai Gerindra sebesar Rp135.574.147, 80, kemudian Partai Demokrat sebesar Rp115.047.659, 00.
Sementara itu, Partai Golkar menerima bantuan sebesar Rp100.546.687, 88, Partai Perindo Rp89.028.503, 09, PKB Rp50.857.862, 72, PDIP Rp49.064.929, 68, PBB Rp43.925.030, 67, Hanura Rp31.187.020, 08, dan PKS Rp26.684.435, 44.
Rizal menegaskan bahwa bantuan keuangan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi operasional sekretariat partai, tetapi juga harus diprioritaskan untuk kegiatan pendidikan politik kepada masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

"Dengan pemanfaatan bantuan yang tepat sasaran, diharapkan kualitas demokrasi, partisipasi politik masyarakat, dan tata kelola organisasi partai politik di Kabupaten Morowali dapat terus meningkat, " pungkasnya.
Melalui penyaluran bantuan keuangan ini, Pemerintah Kabupaten Morowali berharap seluruh partai politik dapat semakin berperan aktif dalam membangun budaya politik yang sehat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi, serta menjadi mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung keberhasilan pembangunan di Kabupaten Morowali. (IKP & Tar)
















































