TANGERANG - Polresta Bandara Soekarno-Hatta memperkuat sinergi dengan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia untuk mencegah dan menangani permasalahan travel umrah di wilayahnya, Kamis (6/8).
Langkah itu dibahas dalam audiensi dan koordinasi yang dipimpin langsung Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol. Wisnu Wardana bersama perwakilan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.
*Fokus Tangani Kendala Keberangkatan Jemaah*
Pertemuan tersebut menyoroti sejumlah persoalan yang kerap dialami jemaah umrah. Mulai dari kendala saat keberangkatan hingga dugaan pelanggaran yang dilakukan penyelenggara perjalanan.
"Koordinasi antar-instansi dinilai penting agar penanganan bisa lebih cepat dan tidak merugikan masyarakat, " ujar alumnus Akpol tahun 2004 itu
Komitmen Beri Perlindungan dan Kepastian Hukum
Polresta Bandara Soekarno-Hatta bersama Kementerian Haji dan Umrah RI menegaskan komitmen untuk memberikan perlindungan kepada jemaah.
"Kami berkomitmen memberikan perlindungan, kepastian hukum, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat agar pelaksanaan ibadah umrah dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan tertib, " ujar Wisnu.
Sinergi Jadi Kunci Pelayanan Profesional
Kedua pihak sepakat bahwa sinergi yang kuat antar-instansi menjadi kunci mewujudkan pelayanan publik yang profesional.
Sinergi ini juga diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah di bandara tersibuk di Indonesia itu.
Layanan Gratis 110 Polri
Melalui momen itu, Wisnu berpesan bila melihat atau mengalami gangguan kamtibmas agar segera melaporkan ke petugas kepolisian terdekat, atau menghubungi call center 110 Polri.
"Mari bersama-sama kita ciptakan kamtibmas kondusif di wilayah hukum Polresta Bandara Soekarno-Hatta, " pungkas mantan Kapolres Probolinggo itu. (Red)
















































