Dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas saat pertandingan Final Piala Presiden 2026 antara Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya, Polres Cianjur menggelar kegiatan pengamanan sekaligus operasi penertiban knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong) di wilayah hukum Polres Cianjur, Kamis (6/8).
Kegiatan diawali pada pukul 18.30 WIB dengan apel kesiapan personel yang dipimpin Kabagops Polres Cianjur, Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., di depan Pos Penjagaan Mako Polres Cianjur. Dalam apel tersebut dilakukan pengecekan kekuatan personel serta penyampaian arahan terkait pelaksanaan operasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar.
Selanjutnya, personel gabungan Polres Cianjur bersama instansi terkait melaksanakan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor yang melintas, khususnya yang diduga menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis. Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para pengendara agar mematuhi aturan lalu lintas serta menggunakan kendaraan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Bagi kendaraan yang terbukti menggunakan knalpot brong maupun melakukan pelanggaran kelengkapan kendaraan lainnya, petugas memberikan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku serta mengamankan barang bukti untuk proses lebih lanjut. Kegiatan berakhir pada pukul 00.15 WIB dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi yang dipimpin Wakapolres Cianjur, Kompol Wahyu Maduransyah Putra, S.T., S.I.K., M.H.
Dari hasil operasi tersebut, petugas menindak sebanyak 89 kendaraan bermotor yang seluruhnya diamankan. Rinciannya, sebanyak 54 kendaraan menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (knalpot brong), sementara 35 kendaraan lainnya melakukan pelanggaran kelengkapan kendaraan.
Melalui kegiatan ini, Polres Cianjur berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif selama berlangsungnya pertandingan Final Piala Presiden 2026, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif serta mendapat respons positif dari masyarakat.
















































