BANJAR, JABAR - Upaya menjaga stabilitas harga dan kualitas beras di tengah masyarakat terus digalakkan. Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Kota Banjar, Jawa Barat, menunjukkan sinergitas yang solid. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 02 Juli 2026, ini berfokus di lingkungan Pabrik Penggilingan Padi Bojong RT 10 RW 03, Kelurahan Situbatu, Kecamatan Banjar.
Kegiatan ini melibatkan Babinsa Kelurahan Situbatu, Pelda Masduki, Bhabinkamtibmas, dan Bina Desa (Bindes) setempat. Tujuan utama dari Komsos ini adalah untuk memantau secara langsung dan memastikan harga serta kualitas beras yang dijual kepada masyarakat tetap terjangkau dan memenuhi standar.
Dalam sesi dialog dengan pemilik pabrik gilingan padi, Uuk Tajudin, Pelda Masduki menegaskan pentingnya peran serta pengusaha dalam menjaga ketersediaan pangan bagi warga. "Kami hadir di sini untuk bersinergi, memastikan bahwa beras yang sampai ke tangan masyarakat adalah beras berkualitas baik dengan harga yang wajar. Kerjasama dengan para pengusaha seperti Bapak Uuk sangat krusial, " ujar Pelda Masduki.
Senada dengan hal tersebut, Danramil 1313/Banjar, Mayor Inf Sumadi, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan anggotanya. "Kegiatan Komsos seperti ini adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat. Memantau harga dan kualitas pangan adalah salah satu tugas penting untuk menjaga stabilitas daerah, " tuturnya.
Komandan Kodim 0613/Ciamis, Letkol Inf. Antonius Ari Widiono, S.Sos., M.Hum., turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya sinergitas ini. "Sinergitas antara Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Bindes dalam memantau komoditas pokok seperti beras merupakan langkah strategis. Ini memastikan bahwa kebijakan pemerintah terkait pangan dapat berjalan efektif hingga ke tingkat terendah, " jelasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Komandan Korem 062/Tarumanagara, Kolonel Inf Dadi Sutandi, S.E., M.M. Ia menekankan bahwa pemantauan harga dan kualitas beras bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga melibatkan semua elemen masyarakat. "Kami mendorong agar kegiatan pemantauan seperti ini terus dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah lonjakan harga yang tidak diinginkan dan menjaga daya beli masyarakat, " kata Kolonel Inf Dadi Sutandi.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menggarisbawahi signifikansi kegiatan Komsos dalam menjaga ketahanan pangan nasional. "Sinergi TNI-Polri di lapangan, termasuk dalam hal pemantauan harga beras, adalah bagian integral dari upaya menjaga stabilitas nasional. Kehadiran aparat di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, dan bertindak proaktif adalah kunci, " tegas Mayjen TNI Kosasih.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut, memperkuat hubungan antara aparat keamanan, pengusaha, dan masyarakat demi terjaminnya ketersediaan pangan yang berkualitas dan terjangkau bagi seluruh warga Kota Banjar.
















































