Pemkab Morowali Siapkan Seragam Gratis bagi Siswa Baru dan Alokasikan Rp30 Miliar untuk Guru Non-ASN

1 month ago 34

MOROWALI, Sulawesi  Tengah– Pemerintah Kabupaten Morowali terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Selain membangun sekolah percontohan di sejumlah kecamatan, pemerintah daerah juga menyiapkan program pembagian seragam sekolah gratis bagi peserta didik baru jenjang TK, SD, dan SMP serta tetap mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar setiap tahun untuk pembayaran guru non-ASN.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Lakane, S.Pd., M.Pd., kepada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Kamis (2/7/2026).

Arifin mengatakan, program pembagian seragam sekolah gratis direncanakan mulai direalisasikan pada tahun ajaran baru 2026. Program tersebut menyasar seluruh peserta didik baru jenjang Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Morowali dalam meringankan beban ekonomi orang tua saat memasuki tahun ajaran baru.

"Program ini kami siapkan agar anak-anak yang baru masuk sekolah tidak lagi terbebani biaya pembelian seragam. Harapannya, orang tua bisa lebih terbantu dan anak-anak semakin bersemangat untuk belajar, " ujar Arifin.

Selain menghadirkan program seragam gratis, Pemkab Morowali juga tetap memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik. Menurut Arifin, pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp30 miliar setiap tahun untuk pembayaran guru non-ASN yang selama ini berperan dalam mendukung proses belajar mengajar di berbagai sekolah.

Ia menjelaskan, pembayaran kepada guru non-ASN dilakukan melalui mekanisme yang disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut ditempuh karena pemerintah daerah tidak lagi diperkenankan mengangkat tenaga honorer baru, namun tetap berupaya agar para guru non-ASN memperoleh haknya sesuai regulasi yang berlaku.

"Kami terus mencari solusi dan regulasi yang tepat agar guru-guru non-ASN tetap bisa menerima pembayaran. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme yang sesuai aturan sehingga hak para guru tetap terpenuhi, " jelasnya.

Di samping itu, Dinas Pendidikan Morowali juga terus mengupayakan percepatan penyaluran tunjangan sertifikasi guru. Menurut Arifin, kesejahteraan guru merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan yang maksimal kepada para tenaga pendidik.

Ia menegaskan, pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Morowali tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur sekolah, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas layanan pendidikan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan peserta didik maupun tenaga pendidik.

"Dengan berbagai program yang kami jalankan, kami berharap kualitas pendidikan di Morowali semakin baik, akses pendidikan semakin merata, dan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan, " pungkasnya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |